mbah google

Jumat, 20 November 2009

ADILKAH INI BUATNYA???

Pepatah tentang penyesalan selalu datang belakangan itu sebenarnya boleh percaya atau nggak, tapi saya pribadi sangatlah percaya, kenakalan dan sifatnya yang suka ngebangkang orangtua, membuatnya dia terjun kehal yang tak seharusnya dia lakukan, dia di cekokin sama teman-teman senangnya. Tanpa sadar kevirginan dia hilang di tangan temannya, tanpa dia sendiri tidak tahu siapa yang sudah mengambil kehormatanya, karena pada waktu itu tidak Cuma ada satu cowok di situ, keadaan pada mabok semua. Pingin teriak dan marah pun dia nggak berdaya, siapa yang mau di salahin dalam hal itu.

Waktu terus berjalan, dia seolah menikmati kenakalannya yang baru, minum, narkoba, dan freesex. Orangtuanya Cuma bisa menangis batin. Puncaknya dia hamil tanpa mengetahui siapa bapak dari anak itu. Jiwa seorang ibu masih tertanam dalam diri dia, kandungan itu tetap terus di rawat sampai dia melahirkan. Bagai lempar batu sembunyi tangan, dia meninggalkan anaknya di rumah sakit, dan merelakan anaknya di adopsi orang lain dan di jadikan bahan jual beli, adilkah ini buat si anak.

Dalam kisah nyata di atas dapat kita ambil pelajaran. Berapa banyak lagi, anak yang tidak tahu apa-apa harus tidak tahu siapa dan dimana ibu dan bapak kandungnya. Adilkah ini??? Bagaimana mungkin kita mau di sebut manusia bermoral dan punya akal, sedangkan kelakuan kita tidak punya belaskasihan. Pernah nggak berfikir bagi seorang ibu yang telah membuang anaknya, punya hati nurani, dia di lahirkan di dunia untuk hidup dan merasakan betapa indahnya ciptaan allah, bukannya di buang karena aib.

Apa ini yang di maksud zaman modern dan kemajuan teknologi, sedangkan pencabulan di bawah umur merajalela. Siapa yang patut di salahkan, orang tua tidak mungkin salah dalam hal ini, karena kita pribadi dilahirkan punya akal untuk berfikir. Jangan pernah nafsu mengendalikan akal kita, tapi akal kita yang mengendalikan nafsu.

Sulit rasanya melawan nafsu, tapi yakinlah kita hidup untuk beribadah, dan umur tidak akan abadi, ingatlah seakan-akan kita besok akan mati, biar kita selalu taat sama allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Comments

Recent Posts