Untuk membuat suatu database, kita dapat menggunakan software atau tool dalam membuatnya, berikut ini adalah penjelasannya mengenai software membuat database :
1.Microsoft Access
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
2.Ms SQL Server
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.
3.Oracle
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang.
4.MySql
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.
5.Postgre SQL
Postgre SQL merupakan tool untuk membuat database server yang bersifat open source yang memiliki licensi GPL (General Public License). Postgre SQL mendukung bahasa pemrograman seperti : SQL, C, C++, Java, PHP dan lainnya. Dengan lisensi GPL, PostgreSQL dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan oleh setiap orang tanpa perlu membayar lisensi (free of charge) baik untuk keperluan pribadi, pendidikan maupun komersil. Kebanyakan PostgreSQL tersedia untuk pengguna Linux
6.Firebird
Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.
Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1.
Selain dari software-software diatas, masih banyak lagi softwarenya seperti dBase, syBase, Informix, FoxPro, DB2, dll (dan lupa lagi, bukan dan lain-lain,hehehe)
sumber:
http://terusbelajar.wordpress.com/2009/03/22/software-database/
mbah google
Kamis, 23 Desember 2010
Selasa, 21 Desember 2010
PENGENALAN ORACLE
Sejarah Singkat Oracle
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe.
Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997).
Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
Model Basis Data Relasional
Model basis data relasional adalah model formal tentang data. Sebagai model formal, model ini menspesifikasikan struktur (tipe) data yang formal, operasi-operasi yang formal, dan aturan integritas nilai yang formal.
Basis data relasional memiliki satu struktur logik yang disebut relasi (relation) dan pada level fisik berupa tabel (table). Atribut (attribute) merepresentasikan elemen dari data yang berkaitan dengan relasi. Sebagai contoh, relasi Pegawai memiliki atribut-atribut seperti nama, nomor pegawai, dan alamat. Sebuah relasi dinotasikan secara konvensional dengan :
Relation (attribute1, attribute2,..)
Contoh : Pegawai (Nama, Nomor_Pegawai,Alamat,..)
Nilai data dari atribut dari sebuah relasi akan disimpan dalam tuple atau row (baris) dari tabel.
Relational Database Management System (RDBMS)
RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.
Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi.
Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut :
• Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
• Menangani manajemen space dan basis data yang besar
• Mendukung akses data secara simultan
• Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
• Menjamin ketersediaan yang terkontrol
• Lingkungan yang terreplikasi
Bahasa SQL
SQL (Structured Query Language) digunakan sebagai antarmuka dalam pengelolaan data. SQL merupakan bahasa yang komprehensif untuk basis data, sehingga dibuat standar untuk bahasa SQL oleh ANSI (American National Standard Institute) dan ISO (International Standard Organization). Di dalamnya terdapat perintah untuk pendefinisian data, melakukan query dan update terhadap data. Perintah tersebut dikelompokkan dalam dua istilah: DDL (Data Definition Language) untuk pendefinisian data dan DML (Data Manipulation Language) untuk melakukan update dan query. Kebanyakan vendor dari RDBMS menggunakan SQL dari ANSI/ISO, tetapi beberapa vendor RDBMS memasukkan beberapa perintah tambahan sebagai fitur dari produknya. Di antaranya adalah fitur untuk pemberian hak akses terhadap data ataupun untuk maintenance.
SQL*Plus
Dalam menerima masukan perintah SQL dari pengguna, vendor RDBMS telah menyediakan library yang dapat digunakan oleh programmer agar program yang dibuat dapat melakukan pengaksesan terhadap basis data. Selain itu, para vendor memberikan pula program yang dapat menerima masukan bahasa SQL yang kemudian dieksekusi oleh RDBMS. Oracle, sebagai salah satunya, telah menyediakan program yang dinamakan SQL*Plus. SQL*Plus dapat digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap perintah SQL dari pengguna.
SQL vs SQL*Plus
SQL : Merupakan bahasa yang meliputi perintah-perintah untuk menyimpan,
menerima dan memelihara data dalam basis data.
SQL*Plus : Aplikasi yang dapat mengenali dan mengeksekusi perintah SQL dan
dapat menampilkan hasil dari perintah tersebut ke pengguna.
Data Definition Language (DDL)
DDL merupakan bagian dari perintah SQL untuk membuat, memodifikasi atau menghapus struktur basis data Oracle.
Pembuatan tabel dalam suatu basis data dilakukan setelah melalui tahapan membuat model data dan membuat desain data. Elemen-elemen yang harus ada dalam pembuatan suatu tabel yaitu: nama tabel, nama kolom dan tipe data kolom.
Copyright by Mr. Anju Parapat
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe.
Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997).
Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
Model Basis Data Relasional
Model basis data relasional adalah model formal tentang data. Sebagai model formal, model ini menspesifikasikan struktur (tipe) data yang formal, operasi-operasi yang formal, dan aturan integritas nilai yang formal.
Basis data relasional memiliki satu struktur logik yang disebut relasi (relation) dan pada level fisik berupa tabel (table). Atribut (attribute) merepresentasikan elemen dari data yang berkaitan dengan relasi. Sebagai contoh, relasi Pegawai memiliki atribut-atribut seperti nama, nomor pegawai, dan alamat. Sebuah relasi dinotasikan secara konvensional dengan :
Relation (attribute1, attribute2,..)
Contoh : Pegawai (Nama, Nomor_Pegawai,Alamat,..)
Nilai data dari atribut dari sebuah relasi akan disimpan dalam tuple atau row (baris) dari tabel.
Relational Database Management System (RDBMS)
RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.
Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi.
Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut :
• Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
• Menangani manajemen space dan basis data yang besar
• Mendukung akses data secara simultan
• Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
• Menjamin ketersediaan yang terkontrol
• Lingkungan yang terreplikasi
Bahasa SQL
SQL (Structured Query Language) digunakan sebagai antarmuka dalam pengelolaan data. SQL merupakan bahasa yang komprehensif untuk basis data, sehingga dibuat standar untuk bahasa SQL oleh ANSI (American National Standard Institute) dan ISO (International Standard Organization). Di dalamnya terdapat perintah untuk pendefinisian data, melakukan query dan update terhadap data. Perintah tersebut dikelompokkan dalam dua istilah: DDL (Data Definition Language) untuk pendefinisian data dan DML (Data Manipulation Language) untuk melakukan update dan query. Kebanyakan vendor dari RDBMS menggunakan SQL dari ANSI/ISO, tetapi beberapa vendor RDBMS memasukkan beberapa perintah tambahan sebagai fitur dari produknya. Di antaranya adalah fitur untuk pemberian hak akses terhadap data ataupun untuk maintenance.
SQL*Plus
Dalam menerima masukan perintah SQL dari pengguna, vendor RDBMS telah menyediakan library yang dapat digunakan oleh programmer agar program yang dibuat dapat melakukan pengaksesan terhadap basis data. Selain itu, para vendor memberikan pula program yang dapat menerima masukan bahasa SQL yang kemudian dieksekusi oleh RDBMS. Oracle, sebagai salah satunya, telah menyediakan program yang dinamakan SQL*Plus. SQL*Plus dapat digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap perintah SQL dari pengguna.
SQL vs SQL*Plus
SQL : Merupakan bahasa yang meliputi perintah-perintah untuk menyimpan,
menerima dan memelihara data dalam basis data.
SQL*Plus : Aplikasi yang dapat mengenali dan mengeksekusi perintah SQL dan
dapat menampilkan hasil dari perintah tersebut ke pengguna.
Data Definition Language (DDL)
DDL merupakan bagian dari perintah SQL untuk membuat, memodifikasi atau menghapus struktur basis data Oracle.
Pembuatan tabel dalam suatu basis data dilakukan setelah melalui tahapan membuat model data dan membuat desain data. Elemen-elemen yang harus ada dalam pembuatan suatu tabel yaitu: nama tabel, nama kolom dan tipe data kolom.
Copyright by Mr. Anju Parapat
Cara-cara Mengoptimalkan Kinerja PC
Sebuah komputer atau notebook memerlukan perawatan-perawatan untuk menjaga performanya agar tetap stabil. Komputer atau notebook yang menggunakan Windows XP ataupun Windows Vista, jika sudah digunakan selama kurun waktu beberapa bulan atau bahkan tahun, tentu performanya lambat laun semakin menurun. Proses loading yang semakin lamban, startup yang semakin lama, menjalankan aplikasi yang semakin berat, dan bahkan bisa menimbulkan crash (error). Kenapa ini bisa terjadi???
Banyak faktor yang mempengaruhi performa komputer Anda, bisa dilihat dari sisi hardware ataupun software. Untuk masalah hardware tentunya jalan terbaik adalah melakukan proses upgrade hardware Anda, misalnya mengganti processor yang lama dengan processor yang memiliki kecepatan lebih baik, atau bisa menambah RAM(upgrade memory) komputer Anda. Dan hasilnya, tentu saja performa komputer akan meningkat sesuai dengan proses upgrade yang dilakukan.
Sedangkan untuk masalah software, alias Windowsnya itu sendiri, banyak sekali faktor yang mempengaruhi performanya. Diantaranya :
1. semakin tua umur Windows maka file-file register pada Windows akan semakin banyak dan menumpuk, hal ini akan menyebabkan beban Windows semakin berat dalam membaca file register yang ada, belum lagi register-register yang rusak dapat lebih memperlamban kinerja Windows.
2. banyaknya aplikasi yang terinstal di Windows juga akan mempengaruhi kinerja windows. Biasanya untuk setiap aplikasi kadang menjalankan proses pada background, sehingga beban memory akan bertambah dan hal ini mempengaruhi kinerja Windows.
3. Jika kita sering menginstal dan menguninstal aplikasi-aplikasi dikomputer, maka bisa dipastikan register-register yang ditinggalkan aplikasi tersebut dapat mengotori Windows, karena kadang sebuah aplikasi yang telah di uninstall masih meninggalkan register yang tidak terpakai di Windows.
4. File-file di harddisk yang tidak terpetakan dengan baik pastinya akan mempengaruhi kinerja Windows. Menambah dan menghapus file-file di Windows, terutama yang ada pada drive C (tempat besemayamnya Windows) akan membuat file-file yang tersimpan pada harddisk tidak teratur, misalnya untuk satu file berukuran 100MB dapat saja tersimpan pada cluster didalam harddisk dengan jarak yang berjauhan,dan ini mempengaruhi waktu akses (access latency) untuk membaca file tersebut.
5. Partisi harddisk (drive) terlalu penuh kapasitasnya. Ruang kosong di disetiap drive yang melebihi batas maksimal ruang kosong yang diperlukan akan memperlambat proses baca tulis sebuah harddisk,dan ini akan berimbas pada kinerja Windows.
6. Virus yang menyerang komputer. Sebuah komputer atau notebook yang telah terjangkiti oleh virus, maka bisa menyebabkan Windows Anda menjadi lamban. Karena virus ini menjalankan service dibelakang layar dengan menyedot beban memory dan processor yang lumayan besar. Belum lagi efeknya dapat merusak file-file penting Anda dan juga merusak file system Windows Anda. Tentunya kinerja komputer akan turun.
Poin-poin diatas merupakan poin utama penyebab kenapa komputer atau notebook kinerjanya menjadi lambat. Meskipun kadang proses upgrade hardware telah dilakukan, namun komputer tetap saja lamban. Disini yang saya jelaskan hanya peningkatan performa Windows disisi software. Langkah-langkah tersebut dapat meningkatkan kinerja Windows yang sebelumnya terasa lambat menjadi lebih baik lagi. Meskipun ada cara praktis yang dapat meningkatkan performa Windows secara drastis yaitu dengan menginstal ulang Windows Anda. Tetapi hal tersebut bukanlah jalan yang terbaik, karena Anda harus direpotkan dengan menginstal ulang semua aplikasi yang Anda perlukan, dan tentunya memakan waktu yang lebih lama.
Berikut adalah cara-cara untuk kembali mengoptimalkan kinerja Windows di komputer Anda.
A. Bersihkan File Registry
Registry Windows yang telah menumpuk dan terdapat register-register yang rusak dapat dibersihkan dengan bantuan aplikasi seperti Tweak XP atau Tune Up Utilities. Kebetulan saya menggunakan Software Tune Up Utilities untuk menjaga kebersihan registry dari register-register yang rusak. Software ini dapat Anda download di blog ini, silahkan searching!!! Aplikasi ini tidak hanya dapat membersihkan register-register yang error, tapi juga dapat melakukan defragment harddisk.
B. Matikan Background Service dan Start Up program yang tidak diperlukan
Anda dapat mematikan service-service di background dan startup program yang tidak diperlukan. Langkah ini dapat meningkatkan waktu loading dan startup Windows. Caranya, klik tombol start menu dan ketikkan “msconfig” (untuk windows XP, startmenu, pilih RUN, dan ketik “msconfig”), lalu Enter.
Pada jendela MsConfig yang terbuka, pilih TAB Services dan centang “Hide all Microsoft Service“. Terdapat beberapa service dari software-software yang terinstal di komputer, service ini dapat kita non-aktifkan dengan menghilangkan tanda centang pada masing-masing service. Perlu hati-hati juga dalam mematikan service ini, karena service seperti Antivirus yang kita matikan dapat menonaktifkan antivirus yang kita miliki. Saran yang saya berikan untuk menonaktifkan service yang ada dan tidak mengganggu sistem misalnya, Adobe LM service, Office Search Engine, Cyberlink, Winamp Agent, ACDSee Device Detector, dan service aplikasi yang tidak begitu penting bagi jalannya Windows.
Silahkan tekan tombol APPLY setelah Anda mematikan service yang tidak diperlukan. Kemudian menuju ke tab selanjutnya yaitu tab Startup. Pada bagian ini digunakan untuk memilih program-program yang akan berjalan ketika memasuki Windows. Matikan startup program-program yang tidak diperlukan. Contohnya dapat Anda lihat pada gambar. Proses ini dapat mempercepat waktu startup ketika memasuki Windows.
Setelah selesai tekan tombol OK, maka Windows akan meminta restart karena file system telah dikonfigurasi ulang. Silahkan restart komputer Anda.
C. Hapus File Perfetch pada Folder Windows
File perfetch ini berisi data-data program yang sering dipakai di Windows, dan akan di load pada saat Windows melakukan booting. Penghapusan file-file yang ada pada folder Perfetch ini tidak akan merusak Windows, dan dapat membuat proses booting lebih cepat. Buka Explorer kemudian masuk ke dalam folder Windows di drive C:, pilih folder perfetch dan hapus semua file yang ada didalam folder tersebut. Untuk Windows Vista jangan menghapus folder ReadyBoost yang ada di dalam folder perfetch, karena folder itu nanti bisa digunakan untuk melakukan readybooster melalui flashdisk.
D. Hapus Aplikasi yang Tidak Diperlukan
Kadangkala karena seringnya kita menginstal aplikasi-aplikasi di komputer, aplikasi tersebut ternyata memang tidak begitu kita perlukan. Sebaiknya hapus aplikasi-aplikasi yang tidak terpakai agar beban komputer semakin berkurang.
E. Perhatikan Free Space Harddisk.
Hal yang penting dan sering tidak diperhatikan oleh pengguna komputer adalah kapasitas ruang kosong di harddisk atau di tiap partisi melebihi batas minimalnya. Bisa Anda bayangkan jika didalam suatu ruangan, dan ruangan tersebut penuh sesak terisi oleh barang-barang Anda, dan ketika Anda mencari suatu barang, tentu betapa sulitnya mencari barang tersebut. Lain halnya jika ruangan tersebut lebih lega, maka dengan mudah Anda dapat menemukan barang yang Anda cari, ditambah lagi jika meletakkan barang-barang tersebut secara rapih dan teratur (defrag), maka akan lebih mudah lagi mencarinya.
Minimal ruang kosong (free space) di harddisk Anda adalah 10% dari total kapasitas harddisk, atau untuk tiap partisi 10% dari total kapasitas partisi tersebut. Contoh, jika drive C: Anda memiliki kapasitas 40GB, maka ruang kosong minimal yang ada di harddisk adalah sebesar 4GB. Pada windows Vista, ketika Anda buka explorer, dapat dilihat status dari masing-masing partisi, jika berwarna merah maka ruang kosong sudah melewati angka minimal. Hapus file-file yang sudah tidak diperlukan lagi, misalnya file-file film atau lagu yang sudah usang.
Anda juga bisa memanfaatkan tools Disk Cleanup bawaan Windows. Buka explorer, klik kanan drive C: dan pilih properties, pilih Disk Cleanup. Pada tools ini Anda dapat menghapus file-file yang sudah tidak diperlukan lagi di Windows, hasilnya pun lumayan menambah ruang kosong di harddisk Anda. Beri centang semua file yang ingin Anda bersihkan. Anda juga dapat menghapus file System Restore yang terbentuk secara otomatis oleh windows, file System Restore ini bermanfaat untuk mengembalikan fungsi dan file system Windows yang rusak. jadi jika suatu saat Windows Anda mengalami gangguan atau kerusakan, dapat memanfaatkan tools ini untuk memperbaiki Windows yang rusak tersebut. Namun adakalanya file ini tidak diperlukan jika Anda merasa sudah yakin bahwa Windows dalam keadaan sehat. Ukuran filenya lumayan besar, bisa sampai 5 GB untuk file System Recovery saja.
F. Defrag Harddisk
Setelah Anda melakukan semua proses diatas, barulah ketahap yang terakhir yaitu Disk Defrag. Proses defrag harddisk dilakukan untuk merapikan file-file yang ada pada harddisk Anda. Mulailah dengan mendefrag drive C tempat terinstallnya Windows. Tool yang dipakai cukup dengan tool defragmenter bawaan Windows. Caranya klik kanan pada drive C, pilih properties dan pilih tab Tools, kemudian pilih defragment Now (lihat gambar). Untuk Windows XP dapat melihat pada proses defragment harddisk, jika cluster yang berwarna merah sangat banyak, maka hasil defragment akan lebih optimal. Untuk Windows Vista dinyatakan dengan bilangan persen, semakin tinggi prosentasenya maka semakin perlu dilakukan defragment harddisk.
Lamanya proses defrag tergantung dari kapasitas partisi harddisk yang Anda defrag, juga banyaknya file yang ada. Untuk harddisk dengan kapasitas 20-40 GB membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Untuk hasil yang lebih baik lagi, Anda bisa menggunakan aplikasi defragment pihak ketiga seperti Diskeeper Professional atau aplikasi lainnya. Sebaiknya lakukan proses defrag setiap ada perubahan besar di partisi harddisk Anda, untuk rutinitas bisa mendefrag harddisk setiap satu bulan sekali.
Seperti yang telah dijelaskan pada point sebelumnya, fungsi defrag harddisk ini untuk merapikan file di harddisk agar waktu akses jarum harddisk lebih cepat lagi…
POINT TAMBAHAN…
Bagi komputer atau notebook yang telah terjangkit penyakit alias sudah kena virus, maka sebaiknya hilangkan dulu virus-virus yang ada di komputer Anda. Baru kemudian ikut langkah-langkah yang telah saya berikan, virus dapat menyebabkan banyak file-file registry akan rusak, dan ini perlu dibersihkan dan diperbaiki.
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2009/12/mengoptimalkan-kinerja-pc.html
Banyak faktor yang mempengaruhi performa komputer Anda, bisa dilihat dari sisi hardware ataupun software. Untuk masalah hardware tentunya jalan terbaik adalah melakukan proses upgrade hardware Anda, misalnya mengganti processor yang lama dengan processor yang memiliki kecepatan lebih baik, atau bisa menambah RAM(upgrade memory) komputer Anda. Dan hasilnya, tentu saja performa komputer akan meningkat sesuai dengan proses upgrade yang dilakukan.
Sedangkan untuk masalah software, alias Windowsnya itu sendiri, banyak sekali faktor yang mempengaruhi performanya. Diantaranya :
1. semakin tua umur Windows maka file-file register pada Windows akan semakin banyak dan menumpuk, hal ini akan menyebabkan beban Windows semakin berat dalam membaca file register yang ada, belum lagi register-register yang rusak dapat lebih memperlamban kinerja Windows.
2. banyaknya aplikasi yang terinstal di Windows juga akan mempengaruhi kinerja windows. Biasanya untuk setiap aplikasi kadang menjalankan proses pada background, sehingga beban memory akan bertambah dan hal ini mempengaruhi kinerja Windows.
3. Jika kita sering menginstal dan menguninstal aplikasi-aplikasi dikomputer, maka bisa dipastikan register-register yang ditinggalkan aplikasi tersebut dapat mengotori Windows, karena kadang sebuah aplikasi yang telah di uninstall masih meninggalkan register yang tidak terpakai di Windows.
4. File-file di harddisk yang tidak terpetakan dengan baik pastinya akan mempengaruhi kinerja Windows. Menambah dan menghapus file-file di Windows, terutama yang ada pada drive C (tempat besemayamnya Windows) akan membuat file-file yang tersimpan pada harddisk tidak teratur, misalnya untuk satu file berukuran 100MB dapat saja tersimpan pada cluster didalam harddisk dengan jarak yang berjauhan,dan ini mempengaruhi waktu akses (access latency) untuk membaca file tersebut.
5. Partisi harddisk (drive) terlalu penuh kapasitasnya. Ruang kosong di disetiap drive yang melebihi batas maksimal ruang kosong yang diperlukan akan memperlambat proses baca tulis sebuah harddisk,dan ini akan berimbas pada kinerja Windows.
6. Virus yang menyerang komputer. Sebuah komputer atau notebook yang telah terjangkiti oleh virus, maka bisa menyebabkan Windows Anda menjadi lamban. Karena virus ini menjalankan service dibelakang layar dengan menyedot beban memory dan processor yang lumayan besar. Belum lagi efeknya dapat merusak file-file penting Anda dan juga merusak file system Windows Anda. Tentunya kinerja komputer akan turun.
Poin-poin diatas merupakan poin utama penyebab kenapa komputer atau notebook kinerjanya menjadi lambat. Meskipun kadang proses upgrade hardware telah dilakukan, namun komputer tetap saja lamban. Disini yang saya jelaskan hanya peningkatan performa Windows disisi software. Langkah-langkah tersebut dapat meningkatkan kinerja Windows yang sebelumnya terasa lambat menjadi lebih baik lagi. Meskipun ada cara praktis yang dapat meningkatkan performa Windows secara drastis yaitu dengan menginstal ulang Windows Anda. Tetapi hal tersebut bukanlah jalan yang terbaik, karena Anda harus direpotkan dengan menginstal ulang semua aplikasi yang Anda perlukan, dan tentunya memakan waktu yang lebih lama.
Berikut adalah cara-cara untuk kembali mengoptimalkan kinerja Windows di komputer Anda.
A. Bersihkan File Registry
Registry Windows yang telah menumpuk dan terdapat register-register yang rusak dapat dibersihkan dengan bantuan aplikasi seperti Tweak XP atau Tune Up Utilities. Kebetulan saya menggunakan Software Tune Up Utilities untuk menjaga kebersihan registry dari register-register yang rusak. Software ini dapat Anda download di blog ini, silahkan searching!!! Aplikasi ini tidak hanya dapat membersihkan register-register yang error, tapi juga dapat melakukan defragment harddisk.
B. Matikan Background Service dan Start Up program yang tidak diperlukan
Anda dapat mematikan service-service di background dan startup program yang tidak diperlukan. Langkah ini dapat meningkatkan waktu loading dan startup Windows. Caranya, klik tombol start menu dan ketikkan “msconfig” (untuk windows XP, startmenu, pilih RUN, dan ketik “msconfig”), lalu Enter.
Pada jendela MsConfig yang terbuka, pilih TAB Services dan centang “Hide all Microsoft Service“. Terdapat beberapa service dari software-software yang terinstal di komputer, service ini dapat kita non-aktifkan dengan menghilangkan tanda centang pada masing-masing service. Perlu hati-hati juga dalam mematikan service ini, karena service seperti Antivirus yang kita matikan dapat menonaktifkan antivirus yang kita miliki. Saran yang saya berikan untuk menonaktifkan service yang ada dan tidak mengganggu sistem misalnya, Adobe LM service, Office Search Engine, Cyberlink, Winamp Agent, ACDSee Device Detector, dan service aplikasi yang tidak begitu penting bagi jalannya Windows.
Silahkan tekan tombol APPLY setelah Anda mematikan service yang tidak diperlukan. Kemudian menuju ke tab selanjutnya yaitu tab Startup. Pada bagian ini digunakan untuk memilih program-program yang akan berjalan ketika memasuki Windows. Matikan startup program-program yang tidak diperlukan. Contohnya dapat Anda lihat pada gambar. Proses ini dapat mempercepat waktu startup ketika memasuki Windows.
Setelah selesai tekan tombol OK, maka Windows akan meminta restart karena file system telah dikonfigurasi ulang. Silahkan restart komputer Anda.
C. Hapus File Perfetch pada Folder Windows
File perfetch ini berisi data-data program yang sering dipakai di Windows, dan akan di load pada saat Windows melakukan booting. Penghapusan file-file yang ada pada folder Perfetch ini tidak akan merusak Windows, dan dapat membuat proses booting lebih cepat. Buka Explorer kemudian masuk ke dalam folder Windows di drive C:, pilih folder perfetch dan hapus semua file yang ada didalam folder tersebut. Untuk Windows Vista jangan menghapus folder ReadyBoost yang ada di dalam folder perfetch, karena folder itu nanti bisa digunakan untuk melakukan readybooster melalui flashdisk.
D. Hapus Aplikasi yang Tidak Diperlukan
Kadangkala karena seringnya kita menginstal aplikasi-aplikasi di komputer, aplikasi tersebut ternyata memang tidak begitu kita perlukan. Sebaiknya hapus aplikasi-aplikasi yang tidak terpakai agar beban komputer semakin berkurang.
E. Perhatikan Free Space Harddisk.
Hal yang penting dan sering tidak diperhatikan oleh pengguna komputer adalah kapasitas ruang kosong di harddisk atau di tiap partisi melebihi batas minimalnya. Bisa Anda bayangkan jika didalam suatu ruangan, dan ruangan tersebut penuh sesak terisi oleh barang-barang Anda, dan ketika Anda mencari suatu barang, tentu betapa sulitnya mencari barang tersebut. Lain halnya jika ruangan tersebut lebih lega, maka dengan mudah Anda dapat menemukan barang yang Anda cari, ditambah lagi jika meletakkan barang-barang tersebut secara rapih dan teratur (defrag), maka akan lebih mudah lagi mencarinya.
Minimal ruang kosong (free space) di harddisk Anda adalah 10% dari total kapasitas harddisk, atau untuk tiap partisi 10% dari total kapasitas partisi tersebut. Contoh, jika drive C: Anda memiliki kapasitas 40GB, maka ruang kosong minimal yang ada di harddisk adalah sebesar 4GB. Pada windows Vista, ketika Anda buka explorer, dapat dilihat status dari masing-masing partisi, jika berwarna merah maka ruang kosong sudah melewati angka minimal. Hapus file-file yang sudah tidak diperlukan lagi, misalnya file-file film atau lagu yang sudah usang.
Anda juga bisa memanfaatkan tools Disk Cleanup bawaan Windows. Buka explorer, klik kanan drive C: dan pilih properties, pilih Disk Cleanup. Pada tools ini Anda dapat menghapus file-file yang sudah tidak diperlukan lagi di Windows, hasilnya pun lumayan menambah ruang kosong di harddisk Anda. Beri centang semua file yang ingin Anda bersihkan. Anda juga dapat menghapus file System Restore yang terbentuk secara otomatis oleh windows, file System Restore ini bermanfaat untuk mengembalikan fungsi dan file system Windows yang rusak. jadi jika suatu saat Windows Anda mengalami gangguan atau kerusakan, dapat memanfaatkan tools ini untuk memperbaiki Windows yang rusak tersebut. Namun adakalanya file ini tidak diperlukan jika Anda merasa sudah yakin bahwa Windows dalam keadaan sehat. Ukuran filenya lumayan besar, bisa sampai 5 GB untuk file System Recovery saja.
F. Defrag Harddisk
Setelah Anda melakukan semua proses diatas, barulah ketahap yang terakhir yaitu Disk Defrag. Proses defrag harddisk dilakukan untuk merapikan file-file yang ada pada harddisk Anda. Mulailah dengan mendefrag drive C tempat terinstallnya Windows. Tool yang dipakai cukup dengan tool defragmenter bawaan Windows. Caranya klik kanan pada drive C, pilih properties dan pilih tab Tools, kemudian pilih defragment Now (lihat gambar). Untuk Windows XP dapat melihat pada proses defragment harddisk, jika cluster yang berwarna merah sangat banyak, maka hasil defragment akan lebih optimal. Untuk Windows Vista dinyatakan dengan bilangan persen, semakin tinggi prosentasenya maka semakin perlu dilakukan defragment harddisk.
Lamanya proses defrag tergantung dari kapasitas partisi harddisk yang Anda defrag, juga banyaknya file yang ada. Untuk harddisk dengan kapasitas 20-40 GB membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Untuk hasil yang lebih baik lagi, Anda bisa menggunakan aplikasi defragment pihak ketiga seperti Diskeeper Professional atau aplikasi lainnya. Sebaiknya lakukan proses defrag setiap ada perubahan besar di partisi harddisk Anda, untuk rutinitas bisa mendefrag harddisk setiap satu bulan sekali.
Seperti yang telah dijelaskan pada point sebelumnya, fungsi defrag harddisk ini untuk merapikan file di harddisk agar waktu akses jarum harddisk lebih cepat lagi…
POINT TAMBAHAN…
Bagi komputer atau notebook yang telah terjangkit penyakit alias sudah kena virus, maka sebaiknya hilangkan dulu virus-virus yang ada di komputer Anda. Baru kemudian ikut langkah-langkah yang telah saya berikan, virus dapat menyebabkan banyak file-file registry akan rusak, dan ini perlu dibersihkan dan diperbaiki.
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2009/12/mengoptimalkan-kinerja-pc.html
Tips Membuat Komputer Tetap Ok
1. Software keamanan
Menjelajah web tanpa software keamanan sekarang ini seperti menjelajah daerah bersalju tanpa mantel. Betapa pentingnya software keamanan sehingga seharusnya diinstal setelah kita menginstal sistem operasi. Software keamanan bisa berupa antivirus, firewall, antispyware dll. Dan pastikan juga software keamanan tersebut berasal dari perusahaan yang dapat dipercaya.
2. Mem-patch
Para pembuat software rutin mengeluarkan patch baik untuk aplikasi maupun sistem operasi dan itu dilakukan agar para pengguna terhindar dari masalah. Patch memperbaiki semua masalah mulai dari masalah kinerja sistem, stabilitas sampai kepada masalah keamanan. Jadi jangan lupa secara rutin mem-patch aplikasi dan sistem operasi kita.
3. Keamanan aplikasi
Menggunakan aplikasi yang tidak aman akan membuka diri kita terhadap beragam masalah. Kelemahan aplikasi merupakan obyek serangan nomer satu ke komputer kita dan untuk itulah segera mem-patch aplikasi di komputer kita dengan update terbaru dan ingat untuk mengupdatenya langsung dari website resmi.
4. Kosongkan baterai
Salah satu cara untuk meningkatkan usia baterai adalah dengan mencabutnya setelah digunakan sampai kosong kemudian didiamkan selama beberapa jam atau mungkin seharian penuh, lalu pasang kembali dan chass sampai penuh. Selain dapat memperpanjang usia baterai, cara ini juga dapat membantu penyelamatan lingkungan karena baterai dapat bertahan lebih lama.
5. Hindari versi alpha dan beta
Versi Alpha, Beta dan Release Candidate sengaja dibuat dan ditujukan bagi para pengembang (developer) untuk menguji seberapa stabilnya software yang dibuat terhadap sistem atau pun seberapa rentan keamanan software tersebut sehingga bagi para pengguna kebanyakan lebih baik untuk menunda menggunakan software versi alpha dan beta agar terhindar dari masalah.
6. Mendefragmen secara rutin
Mendefrag hard disk adalah sebuah kerjaan yang penting, yang tidak hanya dapat memberikan ruang lebih pada disk tapi juga meningkatkan jangka waktu hidupnya. Jadi mulailah secara rutin mendefrag hard disk agar kinerja sistem komputer kita tetap terjaga.
7. Restart komputer
Mungkin terdengar seperti sesuatu yang bodoh, namun dengan merestart komputer terbukti dapat memecahkan masalah yang ada. Semakin lama sebuah sistem berjalan maka semakin banyak informasi yang tertinggal di memori dan itulah yang membuat sistem menjadi lambat dan bahkan dalam banyak kasus dapat menimbulkan crash.
8. Waspadai hard disk yang penuh
Hard disk yang penuh sedikit banyak akan mempengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan dan idealnya adalah kita menyisakan sepertiga ruang kosong dari total kapasitas hard disk yang kita miliki. Mulailah berpikir untuk mengganti hard disk baru dengan kapasitas yang lebih besar atau membeli hard disk eksternal dan kemudian memindahkan file kita kesana.
9. Reinstall
Jangan pernah berhenti mencoba, pepatah yang sering kita dengar yang berlaku juga ketika kita menginstal suatu software. Ketika kita tidak berhasil menginstal secara sempurna suatu software maka jangan dipaksakan. Rehatlah barang sejenak dan baca kembali petunjuk instalasinya yang biasanya sudah tersedia. Lalu hapus file instalasi yang sudah terlanjur ada di sistem dan kemudian (dianjurkan menggunakan Revo Uninstaller) instal ulang lagi.
10. Jangan terlalu sering menggunakan jaringan peer
Meskipun jaringan Peer-to-peer (P2P) merupakan cara yang mudah dan cepat untuk bertukar file dengan pengguna di seluruh dunia namun jaringan P2P juga dapat menjadi cara yang cepat untuk menyebarkan virus di seluruh dunia. Jadi seandainya kita masih tetap akan menggunakan jaringan P2P maka pastikan keamanannya terlebih dahulu.
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2010/09/1.html
Menjelajah web tanpa software keamanan sekarang ini seperti menjelajah daerah bersalju tanpa mantel. Betapa pentingnya software keamanan sehingga seharusnya diinstal setelah kita menginstal sistem operasi. Software keamanan bisa berupa antivirus, firewall, antispyware dll. Dan pastikan juga software keamanan tersebut berasal dari perusahaan yang dapat dipercaya.
2. Mem-patch
Para pembuat software rutin mengeluarkan patch baik untuk aplikasi maupun sistem operasi dan itu dilakukan agar para pengguna terhindar dari masalah. Patch memperbaiki semua masalah mulai dari masalah kinerja sistem, stabilitas sampai kepada masalah keamanan. Jadi jangan lupa secara rutin mem-patch aplikasi dan sistem operasi kita.
3. Keamanan aplikasi
Menggunakan aplikasi yang tidak aman akan membuka diri kita terhadap beragam masalah. Kelemahan aplikasi merupakan obyek serangan nomer satu ke komputer kita dan untuk itulah segera mem-patch aplikasi di komputer kita dengan update terbaru dan ingat untuk mengupdatenya langsung dari website resmi.
4. Kosongkan baterai
Salah satu cara untuk meningkatkan usia baterai adalah dengan mencabutnya setelah digunakan sampai kosong kemudian didiamkan selama beberapa jam atau mungkin seharian penuh, lalu pasang kembali dan chass sampai penuh. Selain dapat memperpanjang usia baterai, cara ini juga dapat membantu penyelamatan lingkungan karena baterai dapat bertahan lebih lama.
5. Hindari versi alpha dan beta
Versi Alpha, Beta dan Release Candidate sengaja dibuat dan ditujukan bagi para pengembang (developer) untuk menguji seberapa stabilnya software yang dibuat terhadap sistem atau pun seberapa rentan keamanan software tersebut sehingga bagi para pengguna kebanyakan lebih baik untuk menunda menggunakan software versi alpha dan beta agar terhindar dari masalah.
6. Mendefragmen secara rutin
Mendefrag hard disk adalah sebuah kerjaan yang penting, yang tidak hanya dapat memberikan ruang lebih pada disk tapi juga meningkatkan jangka waktu hidupnya. Jadi mulailah secara rutin mendefrag hard disk agar kinerja sistem komputer kita tetap terjaga.
7. Restart komputer
Mungkin terdengar seperti sesuatu yang bodoh, namun dengan merestart komputer terbukti dapat memecahkan masalah yang ada. Semakin lama sebuah sistem berjalan maka semakin banyak informasi yang tertinggal di memori dan itulah yang membuat sistem menjadi lambat dan bahkan dalam banyak kasus dapat menimbulkan crash.
8. Waspadai hard disk yang penuh
Hard disk yang penuh sedikit banyak akan mempengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan dan idealnya adalah kita menyisakan sepertiga ruang kosong dari total kapasitas hard disk yang kita miliki. Mulailah berpikir untuk mengganti hard disk baru dengan kapasitas yang lebih besar atau membeli hard disk eksternal dan kemudian memindahkan file kita kesana.
9. Reinstall
Jangan pernah berhenti mencoba, pepatah yang sering kita dengar yang berlaku juga ketika kita menginstal suatu software. Ketika kita tidak berhasil menginstal secara sempurna suatu software maka jangan dipaksakan. Rehatlah barang sejenak dan baca kembali petunjuk instalasinya yang biasanya sudah tersedia. Lalu hapus file instalasi yang sudah terlanjur ada di sistem dan kemudian (dianjurkan menggunakan Revo Uninstaller) instal ulang lagi.
10. Jangan terlalu sering menggunakan jaringan peer
Meskipun jaringan Peer-to-peer (P2P) merupakan cara yang mudah dan cepat untuk bertukar file dengan pengguna di seluruh dunia namun jaringan P2P juga dapat menjadi cara yang cepat untuk menyebarkan virus di seluruh dunia. Jadi seandainya kita masih tetap akan menggunakan jaringan P2P maka pastikan keamanannya terlebih dahulu.
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2010/09/1.html
Pengertian Intel Atom
Intel Atom adalah prosesor ultra low power baru dari Intel dengan kode produksi Diamondville, merupakan prosesor paling hemat energi saat ini untuk PC desktop, prosesor ini hanya membutuhkan daya sebesar 1 - 2,5 Watt atau hanya sekitar 3% dari daya yang dibutuhkan oleh Prosesor Intel Core 2 Duo (65 Watt), namun dapat memberikan kemampuan desktop PC X86 seutuhnya, untuk menggenjot fungsi multimedia.
Intel Atom dilengkapi dengan dukungan Streaming SIMD Extensions 3 (SSE3). Prosesor Intel atom diproduksi dengan teknolgi 45nm, dengan 47juta transistor didalamnya dan ukuran fisik kurang dari 26mm persegi, merupakan prosesor Intel terkecil saat ini.
PC desktop berbasis Intel ATOM diberi istilah NETTOP yang dapat diartikan sebagai PC yang “low–cost”. "Bukan hanya dari sisi harga yang terjangkau, lebih dari itu sebenarnya Intel telah memulai era hemat energi pada dunia komputer khususnya desktop PC sehingga pengertian low-cost akan mencapai pada biaya pemakaian harian dan kami memulainya pertama kali di Makassar," demikian disampaikan oleh Wandy Effendi, Managing Director Elextra Komputer, melalui media rilis, Rabu 17 September.
PC Hybrid Grand SC530 yang berbasis ATOM cocok untuk semua kalangan, mulai dari siswa yang baru mulai belajar menggunakan komputer sampai dengan professional dikantor, ketika di test, PC Hybrid Grand SC530 ternyata sangat responsif menjalankan aplikasi office (internet, pengetikan, kalkulasi, tabulasi dan presentasi), serta memadai pada fungsi multimedia seperti memutar musik dan video.
“Hybrid GRAND SC530 dengan spesifikasi : Intel® Atom Processor 230 (512kb L2 cache / 1,6GHz / 533MHz FSB), Intel 945GCLF board, RAM 1GB PC5300, HDD 80GB/7200rpm SATA, DVD-CDRW Combo, Multi Card Reader, Keyboard + Optical Mouse, Speaker active dan LCD Monitor 16" Wide XGA dibanderol dengan harga Rp 3,6 juta.
Elextra Komputer juga menyediakan opsi untuk harga yang lebih murah karena sebenarnya PC berbasis Intel ATOM dengan spesifikasi paling minim harganya bisa mulai dari 2 jutaan, harga yang murah ini dimaksudkan untuk mempermudah bagi para pelajar dan kalangan akademisi untuk memiliki PC yang sesuai dengan kebutuhan mereka”, terang Wandy Effendi.
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2009/11/intel-atom.html
Intel Atom dilengkapi dengan dukungan Streaming SIMD Extensions 3 (SSE3). Prosesor Intel atom diproduksi dengan teknolgi 45nm, dengan 47juta transistor didalamnya dan ukuran fisik kurang dari 26mm persegi, merupakan prosesor Intel terkecil saat ini.
PC desktop berbasis Intel ATOM diberi istilah NETTOP yang dapat diartikan sebagai PC yang “low–cost”. "Bukan hanya dari sisi harga yang terjangkau, lebih dari itu sebenarnya Intel telah memulai era hemat energi pada dunia komputer khususnya desktop PC sehingga pengertian low-cost akan mencapai pada biaya pemakaian harian dan kami memulainya pertama kali di Makassar," demikian disampaikan oleh Wandy Effendi, Managing Director Elextra Komputer, melalui media rilis, Rabu 17 September.
PC Hybrid Grand SC530 yang berbasis ATOM cocok untuk semua kalangan, mulai dari siswa yang baru mulai belajar menggunakan komputer sampai dengan professional dikantor, ketika di test, PC Hybrid Grand SC530 ternyata sangat responsif menjalankan aplikasi office (internet, pengetikan, kalkulasi, tabulasi dan presentasi), serta memadai pada fungsi multimedia seperti memutar musik dan video.
“Hybrid GRAND SC530 dengan spesifikasi : Intel® Atom Processor 230 (512kb L2 cache / 1,6GHz / 533MHz FSB), Intel 945GCLF board, RAM 1GB PC5300, HDD 80GB/7200rpm SATA, DVD-CDRW Combo, Multi Card Reader, Keyboard + Optical Mouse, Speaker active dan LCD Monitor 16" Wide XGA dibanderol dengan harga Rp 3,6 juta.
Elextra Komputer juga menyediakan opsi untuk harga yang lebih murah karena sebenarnya PC berbasis Intel ATOM dengan spesifikasi paling minim harganya bisa mulai dari 2 jutaan, harga yang murah ini dimaksudkan untuk mempermudah bagi para pelajar dan kalangan akademisi untuk memiliki PC yang sesuai dengan kebutuhan mereka”, terang Wandy Effendi.
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2009/11/intel-atom.html
Pengertian dan Perkembangan Prosesor
Pengertian Prosesor
Processor merupakan otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya.
Processor adalah Sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer.
Processor digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.
Prosesor merupakan sebuah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai gigahertz. Ukuran tersebut adalah hitungan
kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel.
Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
* Aritcmatics Logical Unit (ALU)
* Control Unit (CU)
* Memory Unit (MU)
Sejarah Perkembangan Mikroprocessor
1971: 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2009/06/pengertian-dan-perkembangan-prosesor.html
![]() | ||
| processor |
Processor adalah Sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer.
Processor digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.
Prosesor merupakan sebuah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai gigahertz. Ukuran tersebut adalah hitungan
kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel.
Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
* Aritcmatics Logical Unit (ALU)
* Control Unit (CU)
* Memory Unit (MU)
Sejarah Perkembangan Mikroprocessor
1971: 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)
sumber:
http://illtorro.blogspot.com/2009/06/pengertian-dan-perkembangan-prosesor.html
Pengertian Dan Alur Data Kartu VGA
1. Pengertian VGA
VGA, singkatan dari Video Graphics Array, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis. Card VGA adalah sebuah perangkat yang berupa elektronik berbentuk kartu yang berfungsi untuk menghubungkan ke motherboard dengan monitor.Card VGA ini juga berfungsi untuk menampilkan gambar grafik pada tampilan monitor.
2. Komponen Dan Alur Data Kartu VGA
Pada dasarnya, ada tiga komponen utama dalam VGA, yaitu :
* GPU ( Graphic Processor Unit) atau VPU ( Visual Processing Unit), berfungsi untuk memproses sinyal gambar yang akan ditampilkan ke monitor. Pada awalnya VGA dioptimalisasi untuk 2D (grafik dua dimensi) namun perkembangan saat ini lebih banyak dioptimalkan untuk 3D. GPU berbentuk chipset yang sudah tertanam pada VG board.
* Video Memory, berupa RAM dengan kapasitas tertentu. VGA terbaru mempunyai kapasitas memori yang besar dan cepat. Fungsi utama dari video memory adalah sebagai tempat penyimpanan frame buffer.
* RAMDAC (random Access Memory Digital-to-Analog Converter), chip untuk mengubah sinyal analog menjadi digital. Informasi gambar yang akan ditampilkan tersimpan sementara pada video memory (RAM) dalam data digital. Untuk menampilkannya ke dalam monitor analog, RAMDAC akan membaca isi video memory, mengubah data digital menjadi sinyal analog, dan mengirimkannya melalui kabel video ke monitor. Komponen inilah yang menentukan refresh rate dari kartu video.
Kartu video menentukan kualitas gerak gambar animasi dan 3D. Dengan frame rate yang tinggi, gambar terlihat smooth dan realistic. Frame rate merupakan satuan yang menentukan berapa kali gambar di update dengan informasi terbaru tiap detiknya.
Kekuatan kartu video di tentukan oleh banyak faktor, berikut spesifikasi yang paling menentukan :
• GPU clock speed (MHz)
• Ukuran bus memori (bits)
• Jumlah memori yang tersedia (MB)
• Memory clock rate (MHz)
• Memory bandwidth (GB/s)
• Kecepatan RAMDAC (MHz)
Referensi :
Teknik Merakit Komputer Dan Seluk-beluknya, Rachmad Hakim S. , Elek Media Komputindo
VGA, singkatan dari Video Graphics Array, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis. Card VGA adalah sebuah perangkat yang berupa elektronik berbentuk kartu yang berfungsi untuk menghubungkan ke motherboard dengan monitor.Card VGA ini juga berfungsi untuk menampilkan gambar grafik pada tampilan monitor.
2. Komponen Dan Alur Data Kartu VGA
Pada dasarnya, ada tiga komponen utama dalam VGA, yaitu :
* GPU ( Graphic Processor Unit) atau VPU ( Visual Processing Unit), berfungsi untuk memproses sinyal gambar yang akan ditampilkan ke monitor. Pada awalnya VGA dioptimalisasi untuk 2D (grafik dua dimensi) namun perkembangan saat ini lebih banyak dioptimalkan untuk 3D. GPU berbentuk chipset yang sudah tertanam pada VG board.
* Video Memory, berupa RAM dengan kapasitas tertentu. VGA terbaru mempunyai kapasitas memori yang besar dan cepat. Fungsi utama dari video memory adalah sebagai tempat penyimpanan frame buffer.
* RAMDAC (random Access Memory Digital-to-Analog Converter), chip untuk mengubah sinyal analog menjadi digital. Informasi gambar yang akan ditampilkan tersimpan sementara pada video memory (RAM) dalam data digital. Untuk menampilkannya ke dalam monitor analog, RAMDAC akan membaca isi video memory, mengubah data digital menjadi sinyal analog, dan mengirimkannya melalui kabel video ke monitor. Komponen inilah yang menentukan refresh rate dari kartu video.
Kartu video menentukan kualitas gerak gambar animasi dan 3D. Dengan frame rate yang tinggi, gambar terlihat smooth dan realistic. Frame rate merupakan satuan yang menentukan berapa kali gambar di update dengan informasi terbaru tiap detiknya.
Kekuatan kartu video di tentukan oleh banyak faktor, berikut spesifikasi yang paling menentukan :
• GPU clock speed (MHz)
• Ukuran bus memori (bits)
• Jumlah memori yang tersedia (MB)
• Memory clock rate (MHz)
• Memory bandwidth (GB/s)
• Kecepatan RAMDAC (MHz)
Referensi :
Teknik Merakit Komputer Dan Seluk-beluknya, Rachmad Hakim S. , Elek Media Komputindo
Langganan:
Postingan (Atom)




